TAKDIR
Di bawah langit yang merona senja,
Ada takdir yang telah menata rencana,
Dalam sunyi, dua jiwa yang pernah hampa,
Bertemu di persimpangan tanpa sengaja.
Laksana ombak yang bertemu pantai,
Bersatu dalam denting waktu yang melambai,
Takdir membawa mereka menyatu,
Dalam kisah yang telah tertulis di langit biru.
Tatapan pertama penuh makna,
Hati berbicara tanpa suara,
Seakan mengenal sejak lama,
Meski baru bertemu dalam satu masa.
Di balik senyum yang tak terucap,
Ada rahasia yang lama terpendam,
Takdir yang mempertemukan,
Menyulam cerita cinta dalam diam.
Pertemuan yang telah ditentukan,
Menjadi awal dari segalanya,
Takdir telah menuliskan,
Bahwa mereka adalah sepasang jiwa.
Dalam setiap langkah yang terajut,
Ada keyakinan yang semakin kuat,
Bahwa pertemuan ini bukan kebetulan,
Melainkan takdir yang penuh keagungan.


